Sabtu, 20 Oktober 2012

Sepenggal cerita DM 1


Alhamdulillah DM 1 (Daurah marhalah) KAMMI Komsat UIN ALAUDDIN MAKASSAR telah terlaksana, Mudah-mudahan bisa menciptakan kader yang memiliki semangat berdakwah, dan Siap beraksi.
Jum’at, tanggal 12 oktober
Seperti biasa para muslimah sibuk dengan urusan konsumsi dan masak-memasak, mulai dari peralatan dan bahan-bahan yang akan dimasak, pergi ke pasar, pinjam meminjam alat masak, dsb.yaa…mungkin hal ini terdengar sepele, tidak seperti tugasnya para ikhwan yang angkat-angkat barang berat, tapi yang jelas tanpa kita para muslimah,  peserta akan kelaparan.  Ba’da Isya peserta akhwat telah memenuhi ruangan, mungkin kata “memenuhi”  terdengar sedikit bermajas hiperbola, karena jumlah akhwatnya memang bisa dihitung jari , setidaknya sedikit lebih banyak dibanding DM sebelumnya  (Alhamdulillah), ya harapannya mudah-mudahan DM kedepan pesertanya bisa lebih membludak (Amiin Ya Rabb), dengan Jumlah yang sedikit ini tidak akan menyurutkan semangat juang di Jalan Allah *ALLAHUAKBAR
Sabtu, 13 oktober 2012
            Semangat  ikut DM1 KAMMI bisa terlihat jelas dari antusiasnya peserta untuk bangun di sepertiga malam bermunajat kepada Allah, Ya inilah hal yang paling dirindukan sepulang DM, yaitu Sholat berjama’ah bersama akhwat-akhwat, berjejer rapi, bershaf, menghambakan diri dihadapan Allah pemilik seluruh Alam, merasakan eratnya persaudaraan karena Allah, Yaa..Kita Adalah Satu, bersatu untuk berjuang di jalan ini.
            Pagi-pagi, waktunya masak untuk Para Panitianya.. suasana dapur yang heboh , ajang mengiris-ngiris pun mulai terlihat, mulai dari mengiris bawang merah,bawang putih, Lombok dsb, yang jelas semua akhwat unjuk kebolehan disini. Akhirnya terciptalah makanan yang disebut “Nasi Goreng”, wiii kedengaran sedaap, tapi yang jelas rasanya lebih seedaap. lagi.! 

            Pesertanya Juga sibuk menyimak materi wajib yang disampaikan Di Dm1 ini, menjelang siang terlihat beberapa peserta mengantuk, mungkin karena kondisi yang kurang kondusif, hal ini menjadi PR bagi para panitia bagaimana kedepannya, agar materinya bisadisajikan dan diserap secara efektif. Terlepas dari itu  Para peserta terlihat antusias dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan ke pemateri.

Minggu, 14 oktober 2012      
Waktunyaa outboud…………..sebelum para akhwat melakukan outbound mereka wajib menyetorkan hafalan surat al-anfal ke panitia dan beberapa kewajiban lainnya, di sisi lain beberapa panitia juga sibuk di dapur menyiapkan sarapan, beberapa menit setelah para peserta selesai menyelesaikan kewajiban hafalannya, terdengar suara kakak-kakak panitia yang didapur “SABU-SABU”, sebagian peserta ada yang kaget, masa di DM ada Sabu-sabu??, well setelah di telusuri lebih lanjut ternyata yang dimaksud SABU-SABU itu adalah “Sarapan Bubur” , yaa pagi ini kita disuguhi sarapan bubur kacang ijo, yang sehat, nikmat, halal dan bergizi. Supaya outboundnya jadi lebih semangat lagi.
            Semangat para akhwat terlihat jelas dengan derap langkah yang pasti menuju ke lokasi outbound, disela-sela perjalanan sesekali terdengar Lantunan Takbir, dan slogan AKSI KUAT ,IBADAH TA”AT, PRESTASI HEBAT!! Lokasi outbound telah Nampak di depan mata, para panitia sibuk menyiapkan games-games menarik, Persaudaraan semakin terlihat disitu, kekompakan dalam permainanpun diuji, ada kelompok yang menang dan tentunya ada yang kalah, hal yang wajar dalam sebuah games.

            Waktu outbound pun selesai, para peserta dan panitia harus meninggalkan lokasi, menuju STAI Al-Azhar tempat pelaksanaan DM1 untuk mengikuti acara penutupan.

Siang hari ba’da Dzuhur para peserta telah berkumpul di aula, mengikuti acara penutupan DM1, Alhamdulillah acara berlangsung khidmat,tak lupa perwakilan peserta menyampaikan  pesan dan kesan selama DM1. Yaa..ini adalah proses evaluasi bagi para panitia, agar kedepannya lebih bagus lagi. ALLAHUAKBAR
Sungguh, langkah itu masih sangat panjang. Perjuangan itu masih sangat berat. Memilih jalan ini, bukan tanpa konsekuensi. Memilih jalan ini, pun bukan untuk bersenang-senang dengan keni’matan duniawi yang fana dan melenakan. Memilih jalan ini, adalah memilih jalan yang sulit, berliku, dengan tanjakan yang curam dan jurang di sekelilingnya. Warnanya bukan hanya merah, hijau dan biru, tapi juga kelabu dan kelam.
Tapi, berbahagialah, karena engkau telah Allah pilih. Yah, karena Allah telah memilih engkau sebagai bagian dari golongan yang sedikit ini, yang akan menukil jalan yang penuh hantaman gelombang, penuh duri, penuh pengorbanan. Saudaraku, engkaulah yang dipilih Allah untuk menghadapi baku hantam gelombang itu, badai, terpaan, halilintar. Karena setiap kebaikan itu, selalu saja ada penghalang yang akan menggoyahkannya. Tapi, itulah seyogyanya sebuah perjuangan. Sekecil apapun kontribusi yang kita berikan, pasti akan dibalasi-Nya, Dzat yang Maha Teliti, Maha mengetahui segala rahasia hati, yang tersirat maupun tersurat. Tiada hal-hal besar, kecuali diawali dari hal-hal kecil.
Semoga Allah menjadikan kita golongan orang-orang yang sedikit itu, golongan orang-orang yang istiqomah di jalan-Nya. Golongan orang-orang yang memilih jalan yang sulit, namun dengan ending yang berbahagia… Sebab ada kehidupan yang sesungguhnya nantinya. Abadi. Hari inilah kita memilih, apakah kebahagiaan abadi dan kemenangan yang nyata, atau kesengsaraan abadi dan siksaan yang tiada henti. ALLAHUAKBAR^^

Senin, 16 Juli 2012

Rahasia Keajaiban Warna Langit

Rahasia Keajaiban Warna Langit Ketika Waktu Shalat
tahukah kalau ternyata ada misteri di balik waktu shalat lima waktu? Buat yang belum tau, disimak baik-baik, yaaaaa....

1. Waktu Subuh
Sobat suka perhatiin nggak, kalau waktu selepas subuh apalagi menjelang siang, warna langit (kalau cerah) berwarna biru yang diselingi dengan merah (orange) yang dihasilkan oleh sinar mentari yang mau terbit. Dalam Islam, tidur setelah subuh itu nggak boleh, Sob, karena akan ketinggalan rezeki. Seperti Sabda Rasulullah, "Ya Allah, berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya." (HR. Abu Dawud no. 2606, Tirmidzi no. 1212, Ibnu Majah no. 2236, shahih At-Targhiib waTarhiib no, 1693)
Selain itu, mengapa kita tidak dibenarkan tidur selepas subuh adalah karena warna biru mempertenagakan kelenjar tyroid. Bila kelenjar tyroid lemah, seseorang itu akan mengalami masalah kehausan sepanjang hari.
Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu subuh mempunyai rahasia yang berkaitan dengan rezeki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal waktu subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki.
Ini karena tenaga alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad dalam keadaan tidur. Dalam arti kata lain lebih baik terjaga daripada tidur. Di sini juga dapat kita ambil hikmah untuk solat di awal waktu.
Bermulanya saat azan subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonansi pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat subuh sebenarnya sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.
2. Waktu Dzuhur
Ketika ini warna kuning mendominasi atmosfer. Mengurangi makan pada waktu kuning (siang hari) ialah amalan yang terbaik untuk menjaga supaya pemikiran menjadi kreatif, tajam, dan peka. Ini mengapa kita amat digalakkan untuk melakukan puasa sunah Senin dan Kamis untuk menggurangi beban kerja organ pencernaan.
Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Warna kuning ini mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya.
3. Waktu Ashar
Kemudian warna alam akan berubah kepada warna orange, yaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang merangkumi sistem reproduktif.
Rahasia warna orange ialah kreativitas. Orang yang kerap tertinggal Asar akan hilang daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu Ashar dipakai buat tidur.
4. Waktu Magrib
Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga karena mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.
Tahukah Sobat Nida bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.
5. Waktu Isya
Apabila masuk waktu Isya, alam berubah ke warna merah dan seterusnya memasuki fasa Kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak.
Mereka yang kerap ketinggalan Isya-nya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam di mana keseluruhan sistem tubuh berada dalam keadaan relax / istirahat.

Rabu, 27 Juni 2012

Gag Ada alasan untuk Tidak Berjilbab!!

Ayo Berjilbab! (Dialog tentang Jilbab)


1. Saya gak mau kerudungan! kerudungan itu kan kuno ["Lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, gak pake kerudung"]


     2. Tapi kan itu hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! ["Yang besar-besar itu semua awalnya dari hal kecil yang diremehkan"]


3. Yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! ["Trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? Itu kan fisik?"]


     4. Kerudungan belum tentu baik ["Betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang ... (isi sendiri)"]


5. Saya kemarin lihat ada yang kerudungan nyuri! ["So what? yang gak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali"]


     6. Artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! ["Yup, ciri hati yang baik adalah yang kerudungin kepala dan tutup aurat"]


7. Kalo kerudungan masih maksiat gimana? dosa kan? ["Kalo gak kerudungan dan maksiat dosanya malah 2"]


     8. Kerudungan itu buat aku gak bebas! ["Oh berarti lipstick, sanggul dan ke salon itu membebaskan ya?"]
9. Aku gak mau dibilang fanatik dan ekstrimis! ["Nah sekarang kamu malah sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim dalam membantah Allah"]


     10. Kalo aku pake kerudung, gak ada yang mau sama aku! ["Banyak yang kerudungan dan mereka nikah kok"]


11. Kalo calon suamiku gak suka gimana? ["Berarti dia gak layak, bila di depanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin di belakangmu dia jujur?']


     12. Susah cari kerja kalo pake kerudung! ["Lalu membantah perintah Allah demi kerja? Emang yang kasih rizki siapa sih? Bos atau Allah?"]


13. Kenapa sih agama cuma diliat dari kerudung? ["Sama saja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh"]


     14. Aku gak mau diperbudak pakaian arab! ["Ini simbol ketaatan kepada Allah, justru orang Arab dulu gak pake kerudung"]


15. Kerudung cuma akal-akalan kaum lelaki untuk menindas wanita! ["Perasaan yang ngadain miss universe laki-laki deh, yang melarang jilbab di prancis juga laki-laki"]


     16. Aku gak mau dikendalikan orang tentang apa yang harus aku pake! ["Sayangnya sudah begitu, TV, majalah, sinetro, itu sudah mengendalikan fashionmu"]


17. Kerudung kan bikin panas, pusing, ketombean ["Jutaan orang pake kerudung, gak ada keluhan begitu, itu cuma mitos"]


     18. Apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab? ["Katanya tadi jadi diri sendiri, gak peduli kata orang laen"]


19. kerudung kan gak gaul ["Lha mb ini mau gaul atau mau menaati Allah?']


     20. Aku belum pengalaman pake jilbab! ["Pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul"]


21. Aku belum siap pake kerudung! ["Kematian juga gak akan tanya kamu siap atau belum dear"]


     22. Mamaku bilang jangan terlalu fanatik ["Bilang ke mama dengan lembut, bahwa cintamu padanya dengna menaati Allah Sang Pencipta"]


23. Aku kan gak bebas kemana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju!["Bukankah itu perubahan yang baik?"]


     24. Itu kan gak wajib dalam Islam? [" Kalo gak wajib kenapa Rasul memerinthakan wanita Muslim menutup aurat?"]


25. Kasih aku waktu supaya aku yakin untuk kerudungan dulu ["Yakin itu akan diberikan Allah ketika kita mau mendekat, yakin deh"]

by: Ust. FS
Rohis BEM FTPD

Kamis, 21 Juni 2012

SEKOLAH MUSLIM NEGARAWAN

SEKOLAH MUSLIM NEGARAWAN
“MEMBANGUN KOMITMEN DI JALAN DAKWAH”
Kamis 21 juni 2012, oleh Ustad SUARDI

Dalam hidup akan banyak ditemui bermacam jalan. Kadang datar, kadang menurun, kadang pula meninggi. Begitu pula dalam perjalanan dakwah. Ada saatnya para aktivis dakwah menemui jalan yang lurus dan mudah. Namun tidak jarang menjumpai onak dan duri. Hal demikian juga terjadi pada kita semua. Suatu saat ia memiliki kondisi iman yang tinggi. Di saat lain, iapun dapat mengalami degradasi iman. Tabiat manusia memang menggariskan demikian. Dalam kondisi iman yang turun ini,kita kadang terkena satu penyakit yang membahayakan kelangsungan gerang langkah dakwah. Yaitu penyakit futur atau kelesuan. Futur berarti putusnya kegiatan setelah kontinyu bergerak atau diam setelah bergerak, atau malas, lamban dan santai setelah sungguh-sungguh. Terjadinya futur bagi aktivis dakwah, sebenarnya merupakan hal yang wajar. Asal saja tidak mengakibatkan kita terlepas dari roda dakwah. Hanya malaikat yang mampu kontinyu mengabdi kepada Allah dengan kualitas terbaik.
            Bahkan tak jarang para aktivis dakwah terkena penyakit MUNTABER di jalan dakwah yaitu “Mundur Tanpa BERita”... ya memang banyak hal-hal yang menjadi tantangan kita dalam berdakwah, tapi Ujian itu belum seberapa jika dibandingkan dengan ujian yang diterima umat sebelumnya, yang selalu disiksa, dicaci, difitnah dan sebagainya.
            Rasulullah Saw suri tauladan kita,  juga tidak pernah mundur dijalan dakwah, padahal orang-orang kafir  senantiasa membujuknya dengan harta, wanita dsb, berbagai cara mereka lakukan agar Rasulullah berhenti berdakwah, tapi dengan tegas rasulullah berkata “walaupun kalian menempatkan matahari yang panas di tangan kiriku dan ular berbisa di tangan kananku, aku tidak akan meninggalkan jalan dakwah” . Subhanallah begitu kuatnya komitmen Rasulullah dalam berdakwah, mudah-mudahan kita senantiasa bisa mengikuti tekad dan komitmen beliau dalam berdakwah.
            Bagaimana sesungguhnya Gambaran Optimisme dalam dakwah?
Adapun gambaran optimisme dalam dakwah itu sendiri yaitu sbb :
·         Mereka Yang Jarang merasa terkejut Oleh problem
·         Mereka yang selalu mencari pemecahan Masalah yang dihadapi
·         Mereka yang yakin bahwa mereka memiliki “Peran” di masa depan
·         Mereka yang yakin dapat berubah secara bertahap (Memperbaiki diri,kualitas iman dsb)
·         Mereka yang meningkatkan kekuatan apresiasi
·         Mereka yang selalu melatih Daya Imajinasi
·         Mereka yang senantiasa merasa gembira walaupun ada banyak masalah yang dihadapi (senantiasa mensyukuri nikmat Allah) Sabar menghadapi ujian dari Allah
·         Mereka yang membina rasa cinta di segala kehidupan
·         Mereka yang senantiasa membawa berita gembira kepada saudara-saudaranya^^

Dakwah ini adalah estafet perjuangan agung yang telah dirintis oleh para anbiya dan orang-orang shalih hingga hari ini sampai kepada kita semua.
Mari terus berkomitmen untuk menjadi bagian dari perjuangan dakwah ini dalam menyongsong kemenangan islam.
Persembahkan amal-amal terbaik dengan segala potensi yang dimiliki.
Jadilah pribadi yang bisa memberikan kemaslahatan untuk umat sehingga hidup menjadi bermakna dan berharga.
Nikmati dengan ikhlas setiap proses ibadah untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Di jalan inilah (Jalan Dakwah) kami berkomitmen, karena di jalan inilah kita saling menasehati, saling bercermin, saling mengambil hikmah, saling tolong menolong dalam kebaikan dan kebenaran.

Wanita Berbusana Tertutup Aman dari Ultraviolet

Satu lagi manfaat wanita yang mengenakan busana tertutup. Menurut dokter spesialis kulit, dr Dewi Inong, SpKK, pemakaian baju panjang yang menutup seluruh bagian tubuh, disertai penggunaan tabir surya setiap 2 jam sekali bisa mencegah radiasi sinar ultraviolet C.

Kesimpulan tersebut, kata Dewi di sela talk show Ummi Award, akhir pekan lalu, adalah hasil riset yang dilakukan para dokter kulit di Australia baru-baru ini. Di sana, insiden kanker kulit cukup banyak terjadi. Uniknya, mayorotas penderita kanker di negeri Kanguru ini adalah wanita.

Mangapa wanita? Menurut Dewi, karena struktur jaringan kulit wanita cenderung lebih tipis ketimbang pria. Kemudian kulit wanita memiliki jumlah pigmen lebih sedikit.

Ini sebuah temuan baru yang cukup mencengangkan dunia kedokteran, khususnya di bidang kesehatan kulit. Karenanya, informasi ini penting bagi masyarakat kita juga, jelasnya. Kebetulan, kata Dewi, anjuran berbasis riset terkini itu sangat relevan dengan kesadaran memakai busana muslim di negara-negara tropis yang jumlah penduduk muslimnya banyak seperti Indonesia.

Selama ini ultraviolet C tak banyak diperhitungkan dampaknya oleh penduduk dunia, karean jumlah radiasinya sedikit. Masyarakat hanya mengenal adanya dua jenis ultraviolet yang jumlah radiasinya lebih besar, yaitu A dan B.

Namun, karena pemakaian freon serta bahan aditif gas lainnya yang semakin merusak lapisan ozon menyebabkan kebocoran atmosfer bumi semakin parah. Akibatnya sinar ultraviolet C bisa masuk dan menerpa bumi.

Angka kejadian kasus penderita kanker kulit dari tahun ke tahun di Australia terus meningkat. Meski tidak menyebutkan angka pasti perubahannya, selama dua tahun terakhir departemen kesehatan Australia mencatat angka prevalensi kanker kulit menjadi 1.000 kasus per 10 ribu penduduk. Itu artinya, peluang untuk terkena kanker kulit di daerah tropis lainnya seperti Indonesia dengan pajanan sinar matahari sangat cukup menjadi sama besarnya dengan Australia.

Ternyata dunia medis bisa membuktikan salah satu manfaat dari anjuran Islam yang sudah ada dari dulu. Dunia medis baru membuktikannya sekarang, jelas Dewi lagi.

Pemakaian busana muslimah dengan jenis kain katun terbukti lebih baik melindungi tubuh dari pajanan sinar matahari. Karenanya, dosen FKUI ini menyarankan agar pakaian yang dikenakan kaum wanita kala terpajan sinar matahari sebaiknya berbahan katun. Terhadap organ yang masih terbuka seperti telapak tangan dan wajah, ia menyarankan pemakaian sun proteck untuk melindungi dari pajanan radiasi sinar matahari.

Selain itu, ia juga menyarankan agar para ibu tidak menjerang tubuh bayi di bawah sinar matahari di atas pukul 09.00 pagi atau kurang dari pukul 16.00 sore. Pasalnya, tubuh bayi sangat rentan terhadap sinar ultraviolet C. Itu artinya, jika ingin menjerang bayi untuk mendapatkan sinar ultraviolet yang aman sebaiknya dilakukan sebelum jam 09.00 pagi dan setelah pukul 16.00 sore. [sumber : republika.co.id.2004

Rabu, 20 Juni 2012

Tips sehat Muslimah

Kadang nikmat itu baru terasa ketika nikmat itu dicabut. Karena kita jarang bersyukur. Mulai dari mata (kelilipan/sakit mata), bibir (sariawan), atau pernahkah kita menghitung berapa kali kita bernapas setiap harinya?. Oleh karena itu, Islam mengajarkan jagalah lima sebelum lima. Muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, lapang sebelum sempit, hidup sebelum mati, dan SEHAT sebelum SAKIT Teori penuaan dengan radikal bebas.
Sumber radikal bebas :
·         Sinar Matahari
·         Stress, membuat daya tahan tubuh menurun.
·         Racun
·         Polusi
·         Sinar X/Rontgen
·         Telp seluler
·         Pembersih rumah tangga
·         Perjalanan dengan pesawat
·         Obat-obatan dengan bahan kimia
·         Pengawet makanan
·         Alkohol
·         Pestisida
·         Zat pelarut aktif
·         Rokok
Cara Melawan : dengan antioksidan.
Contoh :
Vit C dan vit E (bisa didapat dari buah dan sayur).
Teh. Tapi ga bagus bagi yang punya penyakit batu ginjal dan anemia
Warning !!!
Hindari makan jerohan, otak, kulit.