Rabu, 27 Juni 2012

Gag Ada alasan untuk Tidak Berjilbab!!

Ayo Berjilbab! (Dialog tentang Jilbab)


1. Saya gak mau kerudungan! kerudungan itu kan kuno ["Lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, gak pake kerudung"]


     2. Tapi kan itu hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! ["Yang besar-besar itu semua awalnya dari hal kecil yang diremehkan"]


3. Yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! ["Trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? Itu kan fisik?"]


     4. Kerudungan belum tentu baik ["Betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang ... (isi sendiri)"]


5. Saya kemarin lihat ada yang kerudungan nyuri! ["So what? yang gak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali"]


     6. Artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! ["Yup, ciri hati yang baik adalah yang kerudungin kepala dan tutup aurat"]


7. Kalo kerudungan masih maksiat gimana? dosa kan? ["Kalo gak kerudungan dan maksiat dosanya malah 2"]


     8. Kerudungan itu buat aku gak bebas! ["Oh berarti lipstick, sanggul dan ke salon itu membebaskan ya?"]
9. Aku gak mau dibilang fanatik dan ekstrimis! ["Nah sekarang kamu malah sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim dalam membantah Allah"]


     10. Kalo aku pake kerudung, gak ada yang mau sama aku! ["Banyak yang kerudungan dan mereka nikah kok"]


11. Kalo calon suamiku gak suka gimana? ["Berarti dia gak layak, bila di depanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin di belakangmu dia jujur?']


     12. Susah cari kerja kalo pake kerudung! ["Lalu membantah perintah Allah demi kerja? Emang yang kasih rizki siapa sih? Bos atau Allah?"]


13. Kenapa sih agama cuma diliat dari kerudung? ["Sama saja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh"]


     14. Aku gak mau diperbudak pakaian arab! ["Ini simbol ketaatan kepada Allah, justru orang Arab dulu gak pake kerudung"]


15. Kerudung cuma akal-akalan kaum lelaki untuk menindas wanita! ["Perasaan yang ngadain miss universe laki-laki deh, yang melarang jilbab di prancis juga laki-laki"]


     16. Aku gak mau dikendalikan orang tentang apa yang harus aku pake! ["Sayangnya sudah begitu, TV, majalah, sinetro, itu sudah mengendalikan fashionmu"]


17. Kerudung kan bikin panas, pusing, ketombean ["Jutaan orang pake kerudung, gak ada keluhan begitu, itu cuma mitos"]


     18. Apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab? ["Katanya tadi jadi diri sendiri, gak peduli kata orang laen"]


19. kerudung kan gak gaul ["Lha mb ini mau gaul atau mau menaati Allah?']


     20. Aku belum pengalaman pake jilbab! ["Pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul"]


21. Aku belum siap pake kerudung! ["Kematian juga gak akan tanya kamu siap atau belum dear"]


     22. Mamaku bilang jangan terlalu fanatik ["Bilang ke mama dengan lembut, bahwa cintamu padanya dengna menaati Allah Sang Pencipta"]


23. Aku kan gak bebas kemana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju!["Bukankah itu perubahan yang baik?"]


     24. Itu kan gak wajib dalam Islam? [" Kalo gak wajib kenapa Rasul memerinthakan wanita Muslim menutup aurat?"]


25. Kasih aku waktu supaya aku yakin untuk kerudungan dulu ["Yakin itu akan diberikan Allah ketika kita mau mendekat, yakin deh"]

by: Ust. FS
Rohis BEM FTPD

Kamis, 21 Juni 2012

SEKOLAH MUSLIM NEGARAWAN

SEKOLAH MUSLIM NEGARAWAN
“MEMBANGUN KOMITMEN DI JALAN DAKWAH”
Kamis 21 juni 2012, oleh Ustad SUARDI

Dalam hidup akan banyak ditemui bermacam jalan. Kadang datar, kadang menurun, kadang pula meninggi. Begitu pula dalam perjalanan dakwah. Ada saatnya para aktivis dakwah menemui jalan yang lurus dan mudah. Namun tidak jarang menjumpai onak dan duri. Hal demikian juga terjadi pada kita semua. Suatu saat ia memiliki kondisi iman yang tinggi. Di saat lain, iapun dapat mengalami degradasi iman. Tabiat manusia memang menggariskan demikian. Dalam kondisi iman yang turun ini,kita kadang terkena satu penyakit yang membahayakan kelangsungan gerang langkah dakwah. Yaitu penyakit futur atau kelesuan. Futur berarti putusnya kegiatan setelah kontinyu bergerak atau diam setelah bergerak, atau malas, lamban dan santai setelah sungguh-sungguh. Terjadinya futur bagi aktivis dakwah, sebenarnya merupakan hal yang wajar. Asal saja tidak mengakibatkan kita terlepas dari roda dakwah. Hanya malaikat yang mampu kontinyu mengabdi kepada Allah dengan kualitas terbaik.
            Bahkan tak jarang para aktivis dakwah terkena penyakit MUNTABER di jalan dakwah yaitu “Mundur Tanpa BERita”... ya memang banyak hal-hal yang menjadi tantangan kita dalam berdakwah, tapi Ujian itu belum seberapa jika dibandingkan dengan ujian yang diterima umat sebelumnya, yang selalu disiksa, dicaci, difitnah dan sebagainya.
            Rasulullah Saw suri tauladan kita,  juga tidak pernah mundur dijalan dakwah, padahal orang-orang kafir  senantiasa membujuknya dengan harta, wanita dsb, berbagai cara mereka lakukan agar Rasulullah berhenti berdakwah, tapi dengan tegas rasulullah berkata “walaupun kalian menempatkan matahari yang panas di tangan kiriku dan ular berbisa di tangan kananku, aku tidak akan meninggalkan jalan dakwah” . Subhanallah begitu kuatnya komitmen Rasulullah dalam berdakwah, mudah-mudahan kita senantiasa bisa mengikuti tekad dan komitmen beliau dalam berdakwah.
            Bagaimana sesungguhnya Gambaran Optimisme dalam dakwah?
Adapun gambaran optimisme dalam dakwah itu sendiri yaitu sbb :
·         Mereka Yang Jarang merasa terkejut Oleh problem
·         Mereka yang selalu mencari pemecahan Masalah yang dihadapi
·         Mereka yang yakin bahwa mereka memiliki “Peran” di masa depan
·         Mereka yang yakin dapat berubah secara bertahap (Memperbaiki diri,kualitas iman dsb)
·         Mereka yang meningkatkan kekuatan apresiasi
·         Mereka yang selalu melatih Daya Imajinasi
·         Mereka yang senantiasa merasa gembira walaupun ada banyak masalah yang dihadapi (senantiasa mensyukuri nikmat Allah) Sabar menghadapi ujian dari Allah
·         Mereka yang membina rasa cinta di segala kehidupan
·         Mereka yang senantiasa membawa berita gembira kepada saudara-saudaranya^^

Dakwah ini adalah estafet perjuangan agung yang telah dirintis oleh para anbiya dan orang-orang shalih hingga hari ini sampai kepada kita semua.
Mari terus berkomitmen untuk menjadi bagian dari perjuangan dakwah ini dalam menyongsong kemenangan islam.
Persembahkan amal-amal terbaik dengan segala potensi yang dimiliki.
Jadilah pribadi yang bisa memberikan kemaslahatan untuk umat sehingga hidup menjadi bermakna dan berharga.
Nikmati dengan ikhlas setiap proses ibadah untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Di jalan inilah (Jalan Dakwah) kami berkomitmen, karena di jalan inilah kita saling menasehati, saling bercermin, saling mengambil hikmah, saling tolong menolong dalam kebaikan dan kebenaran.

Wanita Berbusana Tertutup Aman dari Ultraviolet

Satu lagi manfaat wanita yang mengenakan busana tertutup. Menurut dokter spesialis kulit, dr Dewi Inong, SpKK, pemakaian baju panjang yang menutup seluruh bagian tubuh, disertai penggunaan tabir surya setiap 2 jam sekali bisa mencegah radiasi sinar ultraviolet C.

Kesimpulan tersebut, kata Dewi di sela talk show Ummi Award, akhir pekan lalu, adalah hasil riset yang dilakukan para dokter kulit di Australia baru-baru ini. Di sana, insiden kanker kulit cukup banyak terjadi. Uniknya, mayorotas penderita kanker di negeri Kanguru ini adalah wanita.

Mangapa wanita? Menurut Dewi, karena struktur jaringan kulit wanita cenderung lebih tipis ketimbang pria. Kemudian kulit wanita memiliki jumlah pigmen lebih sedikit.

Ini sebuah temuan baru yang cukup mencengangkan dunia kedokteran, khususnya di bidang kesehatan kulit. Karenanya, informasi ini penting bagi masyarakat kita juga, jelasnya. Kebetulan, kata Dewi, anjuran berbasis riset terkini itu sangat relevan dengan kesadaran memakai busana muslim di negara-negara tropis yang jumlah penduduk muslimnya banyak seperti Indonesia.

Selama ini ultraviolet C tak banyak diperhitungkan dampaknya oleh penduduk dunia, karean jumlah radiasinya sedikit. Masyarakat hanya mengenal adanya dua jenis ultraviolet yang jumlah radiasinya lebih besar, yaitu A dan B.

Namun, karena pemakaian freon serta bahan aditif gas lainnya yang semakin merusak lapisan ozon menyebabkan kebocoran atmosfer bumi semakin parah. Akibatnya sinar ultraviolet C bisa masuk dan menerpa bumi.

Angka kejadian kasus penderita kanker kulit dari tahun ke tahun di Australia terus meningkat. Meski tidak menyebutkan angka pasti perubahannya, selama dua tahun terakhir departemen kesehatan Australia mencatat angka prevalensi kanker kulit menjadi 1.000 kasus per 10 ribu penduduk. Itu artinya, peluang untuk terkena kanker kulit di daerah tropis lainnya seperti Indonesia dengan pajanan sinar matahari sangat cukup menjadi sama besarnya dengan Australia.

Ternyata dunia medis bisa membuktikan salah satu manfaat dari anjuran Islam yang sudah ada dari dulu. Dunia medis baru membuktikannya sekarang, jelas Dewi lagi.

Pemakaian busana muslimah dengan jenis kain katun terbukti lebih baik melindungi tubuh dari pajanan sinar matahari. Karenanya, dosen FKUI ini menyarankan agar pakaian yang dikenakan kaum wanita kala terpajan sinar matahari sebaiknya berbahan katun. Terhadap organ yang masih terbuka seperti telapak tangan dan wajah, ia menyarankan pemakaian sun proteck untuk melindungi dari pajanan radiasi sinar matahari.

Selain itu, ia juga menyarankan agar para ibu tidak menjerang tubuh bayi di bawah sinar matahari di atas pukul 09.00 pagi atau kurang dari pukul 16.00 sore. Pasalnya, tubuh bayi sangat rentan terhadap sinar ultraviolet C. Itu artinya, jika ingin menjerang bayi untuk mendapatkan sinar ultraviolet yang aman sebaiknya dilakukan sebelum jam 09.00 pagi dan setelah pukul 16.00 sore. [sumber : republika.co.id.2004

Rabu, 20 Juni 2012

Tips sehat Muslimah

Kadang nikmat itu baru terasa ketika nikmat itu dicabut. Karena kita jarang bersyukur. Mulai dari mata (kelilipan/sakit mata), bibir (sariawan), atau pernahkah kita menghitung berapa kali kita bernapas setiap harinya?. Oleh karena itu, Islam mengajarkan jagalah lima sebelum lima. Muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, lapang sebelum sempit, hidup sebelum mati, dan SEHAT sebelum SAKIT Teori penuaan dengan radikal bebas.
Sumber radikal bebas :
·         Sinar Matahari
·         Stress, membuat daya tahan tubuh menurun.
·         Racun
·         Polusi
·         Sinar X/Rontgen
·         Telp seluler
·         Pembersih rumah tangga
·         Perjalanan dengan pesawat
·         Obat-obatan dengan bahan kimia
·         Pengawet makanan
·         Alkohol
·         Pestisida
·         Zat pelarut aktif
·         Rokok
Cara Melawan : dengan antioksidan.
Contoh :
Vit C dan vit E (bisa didapat dari buah dan sayur).
Teh. Tapi ga bagus bagi yang punya penyakit batu ginjal dan anemia
Warning !!!
Hindari makan jerohan, otak, kulit.

VISI,MISI, PROGRAM KERJA PERIODE 2012-2013

DEPARTEMEN KEMUSLIMAHAN KAMMI KOMSAT UIN ALAUDDIN MAKASSAR
1. Mukadimah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang selalu memberikan kita karunia dan rahmat-Nya kepada kita manusia yang penuh dengan kelemahan, kekurangan, kebodohan, kebathilan, keingkaran serta kealpaanan. Namun Allah adalah Dzat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang dengan Rahmat serta Karunia-Nya Allah memberikan apapun yang manusia mau, apapun yang manusia butuhkan. Rasa syukur yang sangat Agung yang sepantasnya dan seharusnya kita ucapkan kehadirat Allah. Walaupun ucapan syukur sering kali luput dari lisan kita, yang lebih sering berucap maksiat kepada Allah, yang sering kali kita lupa mensyukuri nikmat Allah  baik nikmat yang terkecil sampai nikmat Allah yang terbaik yang telah diberikan kepada kita. Allah, Rabb semesta alam. Akan memberikan Taufik dan Hidayah-Nya kepada siapapun yang senantiasa membela Agama Allah, menegakkan Dien Islam yang mulia, berkorban dengan ikhlas seluruh jiwa dan raga hanya untuk Allah. Kitalah, InsyaAllah.
Solawat beserta salam kerinduan tak lupa pula kita hadiahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW Sang revolusioner sejati. Perubah peradapan manusia, perubah akhlak manusia, menerang jalan- jalan sesat manusia. Rasulullah yang diutus Allah untuk memberi peringatan kepada manusia yang selalu ingkar, petunjuk bagi orang – orang yang beriman. Beserta sahabat, keluarga serta para tabi’in-tabi’in yang senantiasa selalu mendampingi dakwah Rasulullah hingga beliau wafat. Namun semangat yang seharusnya kita contoh dan kita terapkan untuk kemajuan dakwah ini kedepannya.
Dibalik seorang pahlawan yang besar, selalu ada seorang perempuan agung (ibu). Sosok Muslimah (kaum Hawa) selalu menjadi sorotan dan memiliki kriteria khusus yang jauh berbeda dengan laki-laki (kaum Adam) sehingga dibutuhkan fokus tertentu dalam pengembangannya. Wanita muslimah merupakan bagian terbesar dari komunitas masyarakat secara umum. Apabila mereka baik maka masyarakat akan baik. Sebaliknya, apabila mereka rusak  maka masyarakat akan rusak.  Maka butuh banyak pengorbanan dan usaha – usaha untuk mewujudkan wanita musimah yang dapat dibanggakan. Terkhusus muslimah KAMMI di kampus UIN ALAUDDIN MAKASSAR, untuk menciptakan kampus yang islami bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, butuh keikhlasan dari setiap pekerja – pekerja dakwah muslimah. Tak cukup dengan rentang waktu 1 kali periode kepengurusan, namun proses yang lebih baik dibutuhkan disini yang sudah menjadi keharusan untuk menopang laju kereta dakwah. Sehingga diperlukan sekali pengelolahan akhwat secara khusus.
2. Visi dan Misi
Visi
“Optimalnya Peran Muslimah Melalui Pembinaan Secara Intensif, Syiar yang Luas, dan Jaringan yang Kokoh Dalam Rangka Membangun Ketokohan Muslimah sejati”
Misi
1.      Mengoptimalkan peran dan potensi muslimah melalui pola pembinaan yang intensif di bidang tsaqofah, diniyah dan jasadiyah.
2.      Menyebarkan syiar islam kepada seluruh muslimah UIN ALAUDDIN MAKASSAR.
3.      Membangun, memperkuat dan memperluas jaringan kemuslimahan baik internal maupun eksternal kampus.
3. Keanggotaan
Koordinator    : Ayudiah Uprianingsih
Staff               :
1.      Divisi Pembinaan Muslimah                      : Rezni
2.      Divisi Syiar Muslimah                                 : Nur
3.      Divisi Jaringan Muslimah                           : Eti



4. Program Kerja
No
Nama Program Kerja
Bentuk Kegiatan
Tujuan
Sasaran/ Target
1 Divisi Pembina’an


GMT (Great Muslimah Training)
Pelatihan Keakhwatan
Meningkatkan potensi muslimah dan memperdalam ilmu islam secara mendalam dan kafaah.
Seluruh kader akhwat kammi UIN alauddin Makassar

MCC (Muslimah Creative Club)
Keterampilan keakhwatan ( memasak,Pelatihan design grafis (corel draw) dll
Menggali potensi muslimah dan mencetak muslimah kreatif-inovatif serta sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahim seluruh muslimah.
Seluruh kader akhwat dan muslimah UIN Alauddin Makassar

Talk Show Muslimah n Flower day.
Talkshow muslimah tetntang kemuslimahan, peran muslimah dalam kehidupan dalam rangka memeperingati moment hari kartini dan hari ibu, dirangkaikan dengan tebar bunga.
Meningkatkan wawasan muslimah tentang peran muslimah dalam kehidupan
Seluruh muslimah

2. Divisi Syi’ar
Tasqif
Kegiatan berupa ceramah umum keislaman dilaksanakan satu kali sepekan
Meningkatkan wawasan keislaman muslimah, meramaikan majelis ilmu dan menciptakan kedekatan antara muslimah universitas islam negeri Alauddin makassar
Seluruh kader akhwat dan muslimah Universitas Islam Negeri Alauudin Makassar






Dering QL dan SMS Tausyah
Calling antar muslimah dan berbagi nasehat
Meningkatkan tarbiyah rukiyah kader akhwat , menjalin ukhuwah
Seluruh pengurus kemuslimahan dan kader akhwat  KAMMI Universitas Islam Negeri alauddin Makassar

Blog Kemuslimahan KAMMI
Penyiaran dakwah, melalui media internet (Blog)
Meningkatkan syi’ar dakwah kemuslimahan, memberikan informasi terbaru tentang kemuslimahan, dan berbagai tips-tips untuk muslimah.
Seluruh muslimah



3. Divisi Jaringan
Fosil (Forum Silaturahmi/ Jalasah Rukhi/mabit
Mabit Akhwat dilaksanakan 2 x sebulan
Menguatkan jaringan dan menjalin ukhuwah antara muslimah
Kader akhwat Kammi UIN Alauddin Makassar

POKMA (poling Kemuslimahan)
Pembagian angket (pertanya’an) tentang kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh departemen kemuslimahan (Evaluasi Kegiatan)
Sebagai bahan evealuasi (Kritik saran) bagi pengurus kemuslimahan, pada setiap kegiatan agar lebih meningkatkan kinerjanya
Seluruh kader Kammi UIN Alauddin Makassar









5. Penutup
Harapannya adalah kerja dakwah muslimah tidak hanya menjadi tanggungjawab departemen Kemuslimahan, tetapi semua akhwat/ muslimah KAMMI UIN ALAUDDIN MAKASSAR. Untuk merealisasikan program kerja tersebut juga butuh niat yang kuat serta keikhlasan dari setiap pekerjanya. Sehingga diharapkan semua akhwat pada umumnya dan departemen kemuslimahan pada khususnya mampu menjalankan fungsi dakwah muslimah dengan baik. Dan harapannya seluruh program kerja bisa terlaksana dengan baik dan hanya Allah yang menjadi penilai serta tujuan utama kita. Waullahualam bi showab.
Wassalamu’alaikuam warahmatullahi wabarakatuh.